You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Gampong Kueh
Gampong Kueh

Kec. Lhoknga, Kab. Aceh Besar, Provinsi Aceh

Selamat datang di website Gampong WISATA LENTERA SAWAH HIJAU

Alokasi Dana Desa 2021 Rp 72 Triliun, Sebagian untuk BLT

Admin 26 September 2020 Dibaca 301 Kali
Alokasi Dana Desa 2021 Rp 72 Triliun, Sebagian untuk BLT
Pemerintah mengalokasikan dana desa senilai Rp 72 triliun dalam RAPBN 2021, naik 1,1% dibanding tahun ini yang senilai Rp71,2 triliun.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pengalokasian dana desa tersebut diharapkan mampu memulihkan perekonomian desa dari tekanan pandemi virus Corona. Salah satunya melalui bantuan langsung tunai (BLT) dana desa yang penyalurannya telah dimulai sejak April 2020.
"Ini untuk pemulihan perekonomian desa. Kami akan menggunakan dana desa untuk dorong usaha padat karya dan bantuan langsung tunai dalam rangka penanganan Covid," katanya dalam rapat kerja bersama Komite IV DPD RI, Rabu (9/9/2020).
 
Sri Mulyani mengatakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi telah menerbitkan peraturan mengenai pemanfaatan sebagian dana desa untuk memberikan BLT kepada warga miskin di desa tersebut. BLT itu diberikan Rp600.000 per bulan per keluarga.
 
Dalam pengalokasiannya, pemerintah akan menyesuaikan nilai dana desa sesuai dengan karakteristik masing-masing desa. Menurut Sri Mulyani, kebijakan itu akan mendorong kinerja desa dalam meningkatkan transformasi perekonomiannya.
 
Desa yang berstatus mandiri akan mendapat reward berupa penyaluran dana desa hanya dua kali, lebih cepat dibanding desa lainnya yang pencairannya dilakukan tiga kali.
 
Selain digunakan untuk memberikan BLT dan program padat karya tunai, Sri Mulyani berharap dana desa juga bisa dimanfaatkan untuk memberdayakan UKM dan sektor usaha pertanian. Menurutnya, dana desa juga bisa digunakan untuk mendorong transformasi ekonomi desa melalui desa digital serta melanjutkan program pengembangan potensi desa dan peningkatan peran BUMDes.

Sri Mulyani menambahkan penggunaan dana desa akan terus dipantau oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (BPKP) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Kepala desa juga wajib menyampaikan laporannya melalui sistem informasi sederhana yang tersambung dengan sistem di Kemenkeu.

"Dalam [pengawasan] dana desa, juga ada Kementerian Desa melalui tenaga pendamping desa serta didampingi Kepolisian dan Kejaksaan. Ada juga hotline pengaduan apabila ada hal yang dianggap menyeleweng. Sistemnya dibangun oleh KPK," ujar Sri Mulyani. (kaw)

 

Sumber Infomasi : https://news.ddtc.co.id/alokasi-dana-desa-2021-rp72-triliun-sri-mulyani-sebagian-untuk-blt-23790

"Semoga dana Dialokasikan dgn baik oleh stiap Kepdes stiap desa diseluruh indonesia Trima kasih Salam hormat
Chalfin Mlanesia Burdam 17 Agustus 2021
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBG 2023 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 1.037.217.820,00 Rp 1.037.217.820,00
100%
Belanja
Rp 1.037.217.820,00 Rp 1.037.217.820,00
100%

APBG 2023 Pendapatan

Hasil Aset Gampong
Rp 36.500.000,00 Rp 36.500.000,00
100%
Dana Desa
Rp 638.572.000,00 Rp 638.572.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 107.846.334,00 Rp 107.846.334,00
100%
Alokasi Dana Gampong
Rp 223.564.290,00 Rp 223.564.290,00
100%
Koreksi Kesalahan Belanja Tahun-Tahun Sebelumnya
Rp 30.685.196,00 Rp 30.685.196,00
100%
Bunga Bank
Rp 50.000,00 Rp 50.000,00
100%

APBG 2023 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Gampong
Rp 357.484.486,00 Rp 357.484.486,00
100%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Gampong
Rp 309.300.000,00 Rp 309.300.000,00
100%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Gampong
Rp 131.228.334,00 Rp 131.228.334,00
100%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Gampong
Rp 127.805.000,00 Rp 127.805.000,00
100%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Gampong
Rp 111.400.000,00 Rp 111.400.000,00
100%